28 Juli 2012

PEKERJAAN BETON BERTULANG STRUKTURAL

LINGKUP PEKERJAAN
Pembesian.          
-          Tulangan besi, lengkap dengan kawat pengikatnya.
-          Beton decking(support chairs), bolster, speacer for reinforcing.

Pengecoran Beton.
-    Beton cor ditempat untuk rangka bangunan, lantai, dinding pondasi dan slabs pendukung.
-     Slab beton diatas tanah dan pedestrian/side walks.
-     Finishing permukaan beton pada dinding, pelat, balok dan kolom.

PEKERJAAN YANG BERHUBUNGAN
a.   Bekisting Beton.
b.   Finishing Beton.
c.   Pondasi Beton Bertulang.
d.   Pasangan Bata
e.   Struktur Baja
f.    Mescellaneous  Metals ( yang  harus  dicor dalam beton).
g.   Waterproofing.
h.  Kusen dan Pintu Besi.
i.    pekerjaan  Mekanikal  yang  harus dicor dalam beton.
j.    pekerjaan  Elektrikal  yang harus dicor dalam beton.

STANDARD
Standard Indonesia.
-     PUBI : Persyaratan Umum Bahan Bangunan Indonesia 1982 (NI - 3)           
-     SK.SNI T-15-1991-03 : Standar Beton 1991.          
-     Peraturan Portland Cement Indonesia 1973, NI - 8.
-     PBN : Peraturan Bangunan Nasional 1978.             
       
ASTM, USA.
-     C 33  - Concrete Aggregates.
-     C 150 - Portland Cement.

ACI : American Concrete Institute, USA.
-   211 - Recommended  Practice  for selecting proportions for Normal and Heavy Weight Concrete.
-     212 - Guide for use of Admixtures in Concrete.
-  214 - Recommended Practicefor  Evaluation  of Compression Test Results of Field Concrete.

PENYIMPANAN
a.         Pengiriman  dan penyimpanan bahan-bahan, pada  umumnya harus sesuai dengan waktu dan urutan pelaksanaan.
 
b.         Semen  harus didatangkan dalam zak yang tidak  pecah/utuh,  tidak terdapat kekurangan berat dari  apa  yang tercantum pada  zak  segera  setelah  diturunkan  dan disimpan  dalam  gudang yang kering,  terlindung  dari pengaruh  cuaca,  berventilasi secukupnya  dan  lantai yang bebas dari tanah. Semen masih harus dalam keadaan fresh  (belum  mulai mengeras). Jika ada  bagian  yang mulai  megeras,  bagian  tersebut  masih  harus  dapat ditekan  hancur dengan tangan bebas (tanpa  alat)  dan jumlah  tidak lebih dari 10 % berat. Jika  ada  bagian yang  tidak dapat ditekan hancur dengan tangan  bebas,  maka  jumlahnya  tidak boleh melebihi 5  %  berat  dan kepada  campuran tersebut diberi tambahan  semen  baik dalam jumlah yang sama. Semuanya dengan catatan  bahwa kualitas beton yang diminta harus tetap terjamin.

c.         Besi beton harus ditempatkan bebas  dari  tanah dengan menggunakan  bantalan-bantalan kayu  dan  bebas  dari lumpur atau zat-zat asing lainnya (misalnya minyak dan lain-lain).   Jenis semen dari merk Tiga Roda,  Gresik atau  Cibinong  dan jenis merk  semen  yang  digunakan adalah mengikat seluruh pekerjaan.

d.         Aggregates harus ditempatkan dalam  bak-bak yang cukup terpisah  menurut jenis dan gradasinya cukup terpisah menurut jenis dan gradasinya serta harus  beralaskan lantai  beton  ringan untuk  menghindari  tercampurnya dengan tanah.


versi lengkap (PDF-nya) dapat diunduh disini


0 komentar:

Poskan Komentar